Sudah Punya Kantor Di Senayan, Mengapa Google Tidak Bayar Pajak?

halo sobat Permata Pulsa, Berita Gadget kali ini adalah Sudah Punya Kantor di Senayan, Mengapa Google Tidak Bayar Pajak? yuk langsung aja kita lihat berita gadget dibawah ini

KOMPAS.com – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memastikan mulai selalu mengejar kewajiban perpajakan yg belum dipenuhi secara tepat oleh perusahaan Google di Indonesia.

“Mereka sudah menolak diperiksa dan menolak ditetapkan sebagai Bentuk Usaha Tetap (BUT), maka kami mulai melakukan langkah lebih keras,” kata Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus Muhammad Haniv di Jakarta, Kamis (15/9/2016).

Menurut Haniv, pendapatan Google dari Indonesia mencapai triliunan rupiah, terutama dari iklan, tapi belum membayar pajak bagi transaksi yg dikerjakan di tanah air.

Alasannya, Google Indonesia cuma beroperasi sebagai kantor perwakilan, bukan sebagai Badan Usaha Tetap (BUT). Dengan demikian, Google tak pernah dipotong PPN maupun PPh-nya.

Sebagai informasi, kantor Google Indonesia berada di Sentral Senayan II, Jalan Asia Afrika, Jakarta. Kantor perwakilan tersebut akan ditempati Google sejak tahun 2013.

Menurut catatan Direktorat Jenderal Pajak, Google di Indonesia sudah terdaftar sebagai badan hukum dalam negeri di KPP Tanah Abang III dengan status sebagai PMA sejak 15 September 2011 dan yaitu “dependent agent” dari Google Asia Pacific Pte Ltd di Singapura.

Dengan demikian, menurut Pasal (2) ayat (5) huruf (N) UU Pajak Penghasilan, Google seharusnya berstatus sebagai BUT, sehingga setiap pendapatan maupun penerimaan yg bersumber dari Indonesia berhak dikenakan pajak penghasilan.

Baca: Dituding Tak Bayar Pajak di Indonesia, Ini Jawaban Google

Haniv menyampaikan sebelumnya sudah ada pembicaraan dengan Google Asia Pacific Pte Ltd yg berlokasi di Singapura terkait kemungkinan dikerjakan pemeriksaan pajak, namun proses tersebut gagal karena penolakan perusahaan jaringan yg berbasis di AS tersebut.

Ia mengakui langkah lanjutan melalui penegakan hukum secara mendalam tak gampang dilakukan, apalagi Google diduga juga tak melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan benar di negara lain.

“Kita mulai coba melakukan negosiasi agar mereka mau membayar pajak, terutama dari isu fairness atau keadilan, karena upaya ini berhasil di Inggris,” kata Haniv, seperti dikutip KompasTekno dari Antara.

Ia memastikan upaya pemeriksaan serupa mulai dikerjakan terhadap perusahaan jaringan maupun media sosial yg selama ini sudah beroperasi di Indonesia dan memperoleh pendapatan rutin dari iklan, seperti Twitter maupun Facebook.

Baca: Google, Facebook, dan OTT Asing Gondol Rp 14 Triliun Keluar Indonesia

“Untuk Facebook dan Twitter masih kalian lihat, kami test the water (dengan investigasi lanjutan kepada Google), agar mereka berpikir ini serius. Kita mulai raise isu fairness dan harga diri perusahaan agar mereka mau membayar,” ujarnya.

Dalam jangka panjang, Haniv mengharapkan peraturan perpajakan mengenai pelayanan melalui jaringan dan transaksi e-dagang langsung terbit agar kendala pungutan pajak dari bisnis online tak terjadi di masa mendatang.

“Kalau nanti peraturan Kemenkeu telah ada, uang mampu masuk. Tinggal Kominfo yg mengawasi ‘web’. Jadi Kominfo yg menjadi tempat memantau buat ‘web’ yg selama ini memasang iklan, namun belum membayar pajak,” ungkapnya.

Sebelumnya Direktorat Jenderal Pajak sudah memantau perlakuan pajak dari Google, Twitter, Facebook maupun Yahoo dari April 2016 bagi menggali potensi penerimaan dari bisnis teknologi keterangan yg ketika ini sudah berkembang pesat.

Sumber: http://tekno.kompas.com

Demikianlah artikel mengenai Sudah Punya Kantor di Senayan, Mengapa Google Tidak Bayar Pajak?, semoga bermanfaat untuk sobat Permata Pulsa.

Tags: Berita Terbaru

Related Post "Sudah Punya Kantor Di Senayan, Mengapa Google Tidak Bayar Pajak?"

Samsung Z2 Sudah Muncul Di Jakarta, Terbatas Dan Lebih Mahal
halo sobat Permata Pulsa, Berita Gadget kali
Uber Berhentikan Sopir “Khrisna Murti Berwajah Kaka Slank”
halo sobat Permata Pulsa, Berita Gadget kali
Ini Daftar Xiaomi Yang Kebagian Android 7.0 “Nougat”
halo sobat Permata Pulsa, Berita Gadget kali
Ayah Kandung Steve Jobs Menyesal Tak Mengenal Anaknya
halo sobat Permata Pulsa, Berita Gadget kali